jual beli emping melinjo kualitas super

Just another WordPress.com weblog

produk emping kualitas super

Emping melinjo dapat dibagi menjadi beberapa jenis tergantung kualitas emping. Emping
yang bermutu tinggi adalah emping yang sesuai dengan standar (SNI 01-3712-1995) yaitu

1.emping yang tipis sehingga kelihatan agak bening dengan

2. diameter seragam

3.kering sehingga dapat digoreng langsung.

cara pembuatan emping melinjo kualitas super

Sampai sekarang, pembuatan emping yang bermutu tinggi masih belum dapat dilakukan
dengan bantuan alat mekanis pemipih. Emping ini masih harus dipipihkan secara manual oleh
pengrajin emping yang telah berpengalaman.

oleh karena pembuatan emping yang bermutu tinggi masih belum dapat dilakukan
dengan bantuan alat mekanis pemipih kami memproduksi emping berkualitas super dengan bantuan masyarakat desa limpung dan sekitarnya yang pada umumnya ibu rumahtangga

August 19, 2009 Posted by | Uncategorized | Leave a comment

tips menghasilkan emping kwalitas super

Untuk menghasilkan emping yang berkualitas baik, maka diperlukan kontrol mutu mulai
dari pemilihan bahan baku sampai dengan produk akhir. Berikut penjelasan kontrol mutu yang
dilakukan pada masing-masing tahap:
1. Kontrol Mutu Pada Bahan Baku
Kontrol mutu yang dilakukan pada bahan baku yaitu pada pemilihan bahan baku dan cara
penyimpanan bahan baku.
Pada pemilihan biji melinjo, bila masih ada kulit luarnya, maka biji melinjo dipisah-pisahkan
berdasarkan warnanya, yaitu ada yang berwarna hijau, kuning, dan merah. Biji melinjo yang
berwarna merah merupakan bahan baku pembuatan emping yang terbaik. Sementara yang
berwarna hijau dan kuning biasanya digunakan untuk sayur.

Sedangkan untuk penyimpanan bahan baku dibutuhkan tempat dengan sirkulasi udara yang
lancar. Biji melinjo yang sudah dikupas kulit luarnya, sebelum digunakan untuk produksi
sebaiknya disimpan dahulu supaya kering. Penyimpanan bertujuan untuk memisahkan kulit ari
dari daging biji melinjo.
Standar Penyimpanan Bahan Baku yang Baik:
Agar biji melinjo dapat disimpan dalam waktu yang cukup lama, caranya yaitu : biji melinjo
disimpan di dalam suatu ruangan yang dilengkapi dengan pendingin atau blower. Hal ini
berguna untuk :
a. Mencegah kutu/hama pada biji melinjo.
b. Agar biji melinjo bisa lebih kering.
c. Menghilangkan debu.
2. Kontrol Mutu pada Tahap Produksi
Pada tahap produksi, kontrol mutu yang dilakukan adalah sbb:
a. Proses pengempingan, secara fisik dapat ditenggarai dari keseragaman ukuran dan bentuk,
kepipihan serta kejernihan emping.
b. Dalam proses pengeringan, ada 2 tahap pengeringan.
i. Tahap pertama, pengeringan bertujuan untuk memperoh emping yang utuh dan jernih
(kering produksi). Pada tahap ini, lama waktu pengeringan di bawah sinar matahari
selama kurang lebih 15 menit, kemudian segera diangkat. Karena kalau terlalu lama,
maka emping akan keriting/tidak rata dan warnanya akan cepat menjadi kuning.
ii. Tahap kedua, pengeringan bertujuan untuk penyimpanan/kering simpan. Pada tahap ini,
emping diangin-anginkan sampai benar-benar kering. Karena kalau tidak benar-benar
kering, maka emping akan cepat berjamur dan bentuk emping bisa berubah.
3. Kontrol Mutu pada Produk Akhir
Kontrol mutu pada produk akhir dilakukan antara lain:
i. Memisahkan emping yang utuh dari yang pecah/hancur
ii. Memisahkan emping yang tipis/pipih dari yang tebal
iii. Memisahkan emping yang ada bintik hitamnya/keruh.

iv. Pengemasan dilakukan dalam plastik yang berkualitas baik, tertutup rapat dan rapi.

v. Produk yang sudah dikemas kemudian disimpat di tempat yang sejuk dan kering dengan
memperhatikan tinggi dan berat tumpukan agar produk tidak rusak/pecah

August 19, 2009 Posted by | cara pembuatan emping, news, product | | Leave a comment

proses pembuatan emping melinjo

ssekema pembuatanpembuataatan emping melinjo memerlukan keabaran untuk memperoleh hasil yang berkualitas

Tenaga kerja produksi, yang sering disebut pengrajin, umumnya adalah perempuan, yang
biasanya berumur paruh baya (ibu-ibu). Tidak ada kualifikasi khusus yang diperlukan dalam
industri emping. Keahlian membuat emping biasanya didapatkan dari turun-temurun. Bagi
pengrajin emping, pekerjaan membuat emping merupakan pekerjaan sampingan dari pekerjaan
utamanya yaitu bertani.

Untuk menghasilkan emping yang berkualitas baik diperlukan bahan baku yang berkualitas.
Biji melinjo yang berkualitas baik adalah biji melinjo yang sudah tua, yang secara fisik dapat
diketahui dari kulit luar yang berwarna merah dan relatif segar (tidak disimpan terlalu lama).

sekema pembuatanya secara garis besar dapat anda lihat seperti skema di samping

cara pembuatan emping melinjo

11. buah melinjo di bersihkan dari daun dan buah yang sudah matang

Tahap pertama dalam pembuatan emping yaitu pengupasan kulit luar biji melinjo. Kulit luar
biji melinjo dikupas dengan menggunakan pisau. Kulit luar biji melinjo ini dapat digunakan
untuk sayuran.

2 2. di sangrai dengan pasir dan di aduk aduk sampai warna kulit luarnya menjadi kecoklatan

Biji melinjo yang sudah dikupas kulit luarnya dan sudah dikeringkan selama beberapa
waktu seperti yang telah disebutkan di atas, kemudian disangrai. Prosesnya yaitu: pertamatama,
wajan yang telah diisi pasir dipanaskan di atas tungku hingga panas pasirnya merata.
Jika pasirnya sudah panas, biji melinjo dimasukkan dan diaduk-aduk bersama pasir hingga
panasnya merata. Agar menghasilkan emping yang berkualitas bagus (rasanya gurih dan
warna empingnya bening) maka selama proses penyangraian, waktunya tidak boleh terlalu
cepat ataupun terlalu lama. Apabila terlalu lama, maka biji melinjo akan hangus dan ini
akan membuat rasa emping menjadi kurang enak/pahit serta warnanya kuning
gelap/gosong. Sedangkan apabila terlalu cepat, biji melinjo kurang matang, hal ini akan
mengakibatkan kulit keras (cangkang) biji melinjo sulit untuk dilepaskan (dipecahkan) selain
itu warna emping yang dihasilkan akan berwarna putih keruh. Waktu yang ideal untuk
proses penyangraian ini biasanya ± 2 menit.

pembuatan emping 43.setelah wara kecoklatan lalu di pukul dengan batu atau alu.hingga kulit yang kerass terpecah biji melinjo yang telah bersih di pukul pukul hingga tipis

Emping yang sudah ditata di atas rigen kemudian dikeringkan. Proses pengeringan
dilakukan dengan bantuan sinar matahari
Biji melinjo yang sudah terkelupas cangkangnya langsung dipipihkan dengan cara
menggetok/memukul biji melinjo tersebut hingga rata dengan menggunakan martil baja
sebanyak 2-3 kali getok.
Emping yang bagus adalah emping yang permukaannya tipis dan tidak cepat. Jadi semakin
tipis emping tersebut, maka akan semakin bagus. Apabila ingin membuat emping ukuran
yang lebih besar, maka caranya dengan meletakkan secara berdekatan biji melinjo pertama
dengan biji melinjo berikutnya. Semakin besar ukuran yang diharapkan, makin banyak biji
melinjo yang dibutuhkan.

gambar disamping adalah proses pemecahan dan pemipihan emping

di jemur4.proses selanjutnya adalah emping di jemur  sehingga kandungan air dalam emping berkurang

Emping yang telah diangkat dari umpak, kemudian diletakkan di atas anyaman
bambu/rigen. Peletakan emping tersebut tidak boleh sembarangan, harus diatur sedemikian
rupa agar tidak saling bertumpuk (tidak tumpang tindih). Karena apabila saling
bertumpukan, maka akan sulit untuk mengangkatnya (apabila diangkat, empingnya akan
hancur).

5.Tahap Sortasi
Penyotiran bertujuan untuk memisahkan emping sesuai dengan kualitas. Kualitas fisik
dinilai dari keutuhan bentuk, kejernihan, kepipihan dan bau.
Emping yang telah benar-benar kering, kemudian disortir dahulu. Penyortiran emping
tersebut dilakukan dengan cara:
a. Memisahkan emping yang utuh dari yang pecah
b. Memisahkan emping yang ada bintik-bintik hitamnya.
c. Memisahkan emping yang tebal dari yang tipis
d. Memisahkan emping yang berasal dari biji melinjo yang masih muda. Ciri-ciri emping
yang berasal dari biji melinjo yang masih muda yaitu warna empingnya kurang bening
dan ada kerutan-kerutannya.

6.Tahap Pengemasan
Setelah emping-emping tersebut disortir berdasarkan kualitas lalau dilakukan pengemasan.
Pengemasan dilakukan dengan menggunakan kemasan plastik dan atau karton.
Kemasan plastik biasanya sudah diberi label untuk yang akan dijual satuan. Emping
dimasukkan ke kantong plastik dan ditimbang berat bersihnya (netto). Setelah itu barulah

dipress dengan menggunakan mesin press. Ukuran kemasan kami mengunakan 0,5 kg dan 1 kg. Sementara untuk kemasan plasti yang dijual curah, biasanya
dalam ukuran 5kg, 10 kg atau 15 kg.
Emping-emping yang sudah dikemas tersebut sebaiknya
disimpan di tempat yang sejuk dan kering.
Kemasan karton digunakan untuk pengiriman produk ke tempat yang relatif jauh dan
dalam jumlah besar/curah. Pemakaian kemasan karton bertujuan agar produk sampai di
tempat tujuan dalam kondisi utuh dan baik.

setelah sortarasi  emping dapat disimpan untuk kemudian dapat dikemas dan didistribusikan me konsumen esuai dengan pesanan untuk melihat produk emping melinjo silahkan klik disini

August 19, 2009 Posted by | cara pembuatan emping | Leave a comment

alat alat yang dibutuhkan dalam pembuatan emping

Peralatan yang digunakan untuk memproduksi emping melinjo masih sederhana, mudah
diperoleh, dan relatif murah harganya. untuk melihat produk emping klik disini Alat-alat yang diperlukan antara lain:
1. Batu landasan atau yang biasa disebut umpak
Umpak digunakan sebagai tempat/alas untuk memipihkan biji melinjo. Umpak biasanya
memiliki permukaan yang rata dan licin serta terbuat dari kayu seperti kayu mahoni dan kayu
sawo, tetapi ada juga umpak yang terbuat dari batu.. Umur ekonomis umpak biasanya berkisar
antara 7-8 tahun. Satu buah umpak harganya berkisar antara ±Rp 30.000 – Rp 40.000.

Sedangkan umpak dari baru harganya relatif lebih mahal yaitu mencapai ±Rp150.000,- dengan
umur ekonomis > 15 tahun.
2. Palu / martil
Martil digunakan untuk memecahkan cangkang/kulit keras serta memipihkan biji melinjo yang
sudah disangrai. Martil tersebut terbuat dari besi baja. Ukuran berat martil bermacam-macam,
mulai dari 1 kg, 1,5 kg, dan 2 kg bahkan ada yang sampai 3 kg. Semakin berat martil akan
semakin bagus emping yang dihasilkan. Ini karena berat martil menentukan kekuatan
pemipihan biji melinjo. Proses pemipihan yang baik adalah dengan cara memukulkan martil
pada biji melinjo 2-3 kali. Pemukulan yang berkali-kali justru akan membuat emping
pecah/hancur. Sedangkan pemukulan yang lemah akan menghasilkan emping tebal.
Martil yang terbuat dari besi baja tersebut mempunyai umur ekonomis yang cukup lama yaitu >
20 tahun. Satu buah martil baja harganya ±Rp 40.000,-.
3. Sosok / kape
Serok atau yang biasa disebut kape ini terbuat dari seng. Untuk memindahkan biji melinjo yang
sudah dipipihkan di atas umpak ke anyaman bambu/rigen, maka digunakan serok/kape. Satu
buah serok/kape tersebut harganya ±Rp 5.000 dan mempunyai umur ekonomis sekitar ±1
tahun.
4. Wajan
Wajan digunakan untuk menyangrai biji melinjo. Wajan tersebut terbuat dari tanah liat. Harga
1 unit wajan berkisar antara Rp 15.000 – Rp 25.000 dan mempunyai umur ekonomis antara 6
bulan – 1 tahun.
5. Serok
Serok yang digunakan untuk mengaduk-aduk dan mengangkat biji melinjo yang disangrai di
wajan biasanya terbuat dari stainless steel atau tempurung kelapa agar tidak karatan. Serok
memiliki bagian bawah yang berlubang-lubang. Hal ini dimaksudkan untuk memisahkan
antara pasir dan biji melinjo ketika diangkat dari wajan. Harga 1 unit serok berkisar antara Rp
5.000 – Rp 10.000 dengan umur ekonomis 6 bulan – 1 tahun.
6. Anyaman bambu (rigen)
Anyaman bambu/rigen yang digunakan untuk menjemur emping yang telah dipipihkan
biasanya berukuran 70cm x 80cm dan 60cm x 120cm. Harga satu unit anyaman bambu
tersebut berkisar antara Rp 10.000 – Rp 15.000 dengan umur ekonomis rata-rata 6 bulan – 1
tahun.

7. Tungku
Tungku yang digunakan sebagai pemanas untuk menyangrai biji melinjo terbuat dari batu bata
dengan P x L x T = 20 x 25 x15 cm serta mempunyai umur ekonomis > 25 tahun. Untuk
membuat tungku tersebut biasanya tidak membutuhkan biaya, atau kalaupun membutuhkan
biaya, paling-paling hanya diperlukan ±Rp 2.000 untuk membuat satu unit tungku.
Fungsi tungku ini dapat diganti oleh kompor baik dengan bahan bakar minyak tanah, briket
batubara ataupun gas. Tetapi para pengrajin lebih menyukai menggunakan tungku batu bata
karena panasnya lebih merata dan awet.
8. Mesin pengepres kemasan
Mesin pengepres kemasan ada beberapa jenis, dari yang sederhana sampai yang modern untuk
mengemas secara masal. Di wilayah kami mesin pengepres kemasan yang umum digunakan,
yaitu:
a. Alat pengepres yang menggunakan tangan.
Harga 1 unitnya ±Rp350.000,- dengan umur ekonomis ± 3 tahun.
b. Mesin pengepres semi otomatis yang biasanya disebut mesin sealer otomatis.
Harga 1 unitnya ±Rp 12.000.000 dengan umur ekonomis ±5 tahun.

untuk melihat hasil produk dari pengunaan alat  diatas silahka klik produk emping

August 19, 2009 Posted by | cara pembuatan emping | Leave a comment

tanaman melinjo

MelinjodariSerang

pengetahuan tanaman melinjo

Tanaman melinjo dapat tumbuh pada ketinggian tempat 0-1.200 m dpl. Dengan demikian,
tanaman melinjo dapat tumbuh di pegunungan berhawa lembab, bisa juga didataran rendah yang
relatif kering. Namun agar dapat berproduksi secara maksimal, melinjo sebaiknya ditanam di
dataran rendah yang ketinggiannya tidak lebih dari 400 m dpl dan dengan curah hujan sekitar
3.000-5.000 mm/tahun merata sepanjang tahun.
Pohon melinjo sudah dapat dipanen setelah berumur 5-6 tahun. Panen dilakukan dua kali
setahun. Panen besar sekitar bulan Mei-Juli, sedangkan panen kecil sekitar bulan Oktober-
Desember. Sedangkan pemungutan bunga dan daun muda dapat dilakukan kapan saja. Hasil
melinjo per pohon untuk tanaman melinjo yang sudah dewasa bervariasi antara 15.000-20.000 biji.
Menurut petani, tanaman melinjo umur 15 tahun hasil produksi buahnya mencapai 50 kg klatak
(buah yang telah dikupas kulitnya) sekali panen, berarti produksi yang diperoleh klatak 100
kg/pohon/tahun.
Berbagai bagian dari pohon melinjo dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan.
Diantaranya, daun, biji melinjo dan kulit biji melinjo sering dimanfaatkan sebagai bahan untuk
sayur. Selain itu, bijinya juga dapat diolah menjadi emping.

dalam mengolah biji melinjo menjadi emping  , sebaiknya biji melinjotidak disimpan terlalu lama sebelum diolah menjadi emping.
Buah melinjo yang disimpan lebih dari tiga bulan tanpa fasilitas penyimpanan yang baik akan
mempengaruhi kualitas emping yang dihasilkan.
Emping melinjo adalah sejenis keripik yang dibuat dari biji melinjo yang telah tua. Proses
pembuatan emping tidak sulit dan dapat dilakukan dengan menggunakan alat-alat sederhana.
Emping melinjo merupakan salah satu komoditi pengolahan hasil pertanian yang memiliki nilai
tinggi, baik karena harga jual yang relatif tinggi maupun sebagai komoditi ekspor yang dapat
mendatangkan devisa. Sejauh ini, emping diekspor ke negara-negara tetangga di antaranya ke
Singapura, Malaysia dan Brunei. Bahkan, pasar ekspor yang potensial menjangkau Jepang, Eropa
dan Amerika. untuk melihat produk emping kualitas super klik emping melinjo kualitas super

August 19, 2009 Posted by | news | Leave a comment

Cara Pemesanan

Berikut petunjuk cara berbelanja dan memesan barang di empingmelinjo.wordpress.com:

  • Pilih Barang yang anda sukai

  • Kirimkan order Melalui email ke alamat zakysulaiman@yahoo.com,

  • Kami akan mengirimkan email konfirmasi ,sms balasan disertai invoice (total belanja ditambah ongkos kirim) dan cara pembayaran.
  • Pembayaran dapat dilakukan melalui transfer BNI no rek 0186763323 atas nama zaky sulaiman

  • Setelah anda melakukan pembayaran mohon mengkonfirmasikan transfer  melalui email/sms/telpon/ym agar kami dapat segera mengirim barang yang anda pesan

  • Pembayaran ditunggu paling lama 2×24 jam, melebihi jangka waktu tersebut pemesanan dianggap batal.
  • Transfer yang masuk sebelum jam 11 dapat kami kirimkan pada hari yang sama, jika barang ada digudang selebihnya akan kami kirim pada hari kerja berikutnya

  • Paket Insya Allah akan tiba selambat lambatnya 3 hari kerja, jika lebih dari 3 hari kerja dan paket belum tiba , maka anda harap menghubungi kami kembali untuk melacak keberadaan paket.

  • untuk pembelian dalam jumlah besar akan kami kirimkan mengunakan truck
  • Masih ada pertanyaan? Silahkan telusuri halaman Tanya dan Jawab.

Selamat berbelanja :)

August 8, 2009 Posted by | cara pemesanan | Leave a comment

menjual produk emping untuk reseler

Menjual emping kualitas super

emping limpung merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pendistribusian emping melinjo. emping limpung berada di kecamatan limpung kabupaten batang , Jawa Tengah, Dengan kapasitas penjualan diatas 10 Ton perbulan dan naik terus secara pasti. Menjadikan perusahaan saya patut untuk dijadikan mitra bisnis anda..Jika anda sedang menjalankan atau baru mau akan membuka usaha di bidang makanan, mungkin produk-produk saya bisa menjadi acuan atau inspirasi untuk bisnis anda.Berikut adalah produk-produk yang saya jual di empingmelinjo.wordpress.com: produk yang kami tawarkan adalah emping 5 rasa:
1. emping tawar

terdiri dari tiga kualitas

KW2

emping highest quality

Price:         IDR.24000harga/kg  update

special price to buying upto 1 ton

packing: cardboard

…………………………………………………………….

emping

emping medium quality

price: IDR.20.000

packing: cardboard

special price to buying upto 1 ton

……………………………….

KW3Llower quality

price :IDR 16000

special price to buying upto 1 ton

packing: cardboard

……………………………

2. emping rasa pedas

emping manis

price:IDR 36.000/kg

packing :plastic

KURANG DARI 10 KG Rp 36.000/KG
- DIATAS 10 KG DISKON 5%
- DIATAS 20 KG 10%

………………………………….

………………………………………

3. emping rasa gurih manis

emping gurih asin

price:IDR 36.000/kg

packing plastic

under 10 KG Rp 36.000/kg
- upto 10 KG discout 5%
- upto 20 KG 10%

…………………………………………….

4. emping rasa pedas manis

emping pedasprice:1DR.36.000/Kg

packing:plastic and cardboard

under 10 KG Rp 36.000/KG
upto10 KG DISKON 5%

upto 20 KG 10%special price to buying upto 10 ton

…………………………………………..

5. emping rasa gurih asin

asinprice:1DR.36.000/Kg

packing:plastic and cardboard

under 10 KG Rp 36.000/KG
upto10 KG DISKON 5%
upto 20 KG 10%

……………………………………….

BAHAN MURNI MELINJO TANPA CAMPURAN

CARA ORDER

Order Via SMS
Kirimkan nama produk yang anda inginkan, jumlah, wilayah pengiriman dan bank yang anda ingin gunakan melalui SMS ke 085726866669

Cash And Carry (Datang langsung ke tempat kami)
Jika anda tinggal dekat dengan lokasi kami berada atau jika kebetulan anda lewat tempat kami. Kami melayani pembelian langsung di tempat. Pengambilan barang ditempat kami hanya dapat dilakukan dengan perjanjian terlebih dahulu. Untuk membuat janji mohon hubungi kami melalui telp 085726866669 untuk daerah semarang

separator

August 3, 2009 Posted by | product | Leave a comment

sejarah lahirnya emping

Ilmu Emping

Ada sisi menarik yang perlu saya kemukakan di sini berkenaan dengan sejarah lahirnya emping emping gurih asinmelinjo sampai akhirnya menjadi ilmu yang bisa ditularkan ke berbagai daerah secara gratis, bahkan dikenal sampai manca negara.

Masyarakat tahu, Desa Ngaliyan Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang memang dikenal sebagai sentra kerajinan emping melinjo, dan di desa ini pula pertama kali emping melinjo dibuat sekitar satu abad yang lalu.

Kini ribuan pengrajin emping tersebar di berbagai kecamatan di kabupaten Batang, bahkan telah merambah ke berbagai daerah seperti Bantul, Serang dan luar Jawa.

Sisi humanis yang tidak bisa diremehkan dari emping melinjo adalah keterlibatan ribuan wanita desa yang begitu tekun menggeluti kerajinan jenis krupuk gurih ini. Sektor ini sesungguhnya telah membuka ruang usaha bagi para ibu rumah tangga untuk membantu suami menambah penghasilan keluarga.

Emping melinjo telah menarik perhatian banyak orang. Masyarakat dari berbagai daerah merasa penasaran dan ingin mempelajari tehnik membuat emping yang tampaknya sangat sederhana namun tidak mudah dipraktekkan. Dari Desa Ngaliyan ilmu emping menyebar ke mana-mana. Para pengrajin saling berbagi ilmu kepada yang lain.

Ada cerita menarik di tahun 1980-an, ketika sejumlah pengrajin emping dari Ngaliyan diundang ke Yogyakarta untuk membagikan ilmunya pada penduduk di sana. Yogyakarta (tepatnya Bantul) saat itu memang dikenal penghasil biji melinjo, namun penduduk di sana tidak bisa membuat emping. Berawal dari  transfer ilmu emping itulah kini banyak warga Bantul yang pandai membuat emping.

Ilmu emping adalah ilmu terbuka dan bisa dipelajari siapa saja. Dari dulu sampai sekarang penemuan kerajinan emping melinjo tidak pernah dipatenkan.  Ilmu ini sudah menjadi milik masyarakat dan berkembang secara sporadis selama beberapa dekade karena adanya semangat masyarakat para pengrajin untuk berbagi ilmu.

Persoalan apakah para pengrajin bisa hidup makmur atau tidak, itu merupakan persoalan yang berdiri sendiri. Yang pasti, temuan kerajinan emping telah memberi kontribusi positif bagi masyarakat sehingga mereka tergerak untuk mengenali potensi alam di sekelilingnya.

Sebelum kerajinan emping dikembangkan, pada awalnya biji melinjo adalah makhluk yang tak berguna. Di Ngaliyan sendiri, biji melinjo konon dulu hanya dijadikan mainan anak-anak gembala.

Di luar Jawa biji melinjo nyaris tidak ada harganya dan tercecer sia-sia di hutan belantara. Pemandangan ini saya lihat ketika saya mengunjungi daerah Kupang beberapa waktu lalu atas undangan Kepala Dinas Pertanian Propinsi NTT. Di sana saya lihat ratusan hektar hutan melinjo belum dimanfaatkan lantaran keterbatasan sumber daya manusia.

Yang tak kalah menarik adalah semangat para pemuda Desa Honug (kecamatannya saya lupa) yang begitu bersemangat mengikuti pelatihan pembuatan emping.  Mereka rela jalan kaki menyusuri hutan belantara selama dua hari dua malam hanya untuk belajar bagaimana cara membuat emping. Sungguh mengharukan. untuk melihat produk emping limpung

Penulis adalah Ketua Kelompok Pengrajin Emping Melinjo “Tani Rejo” Ngaliyan, Limpung, Batang.

August 3, 2009 Posted by | news | Leave a comment

sekilas tentang bahan baku emping

melinjo

bahan baku emping melinjo

Melinjo (Gnetum gnemon), adalah tanaman asli Asia Tenggara, khususnya Indonesia. Habitat tumbuhan ini tersebar dari Assam (India) sampai ke Fiji (Pasifik). Tanaman ini bisa tumbuh mulai dari dataran rendah sampai tinggi (0 sd. 1.200 m. dpl.) Bentuk tanaman berupa pohon setinggi 20 m. dan  berbatang lurus. Produk melinjo yang bernilai ekonomis adalah biji buah tuanya untuk emping; buah muda, bunga dan daun muda untuk sayur asam dan lodeh. Kulit buah tua pun di Jateng dan DIY memiliki nilai komersial cukupbaik untuk dikonsumsi sebagai bahan sayur. Satu pohon melinjo yang sudah berumur di atas 5 tahun dan terawat baik, mampu menghasilkan biji melinjo sebanyak 50 kg. per pohon per tahun. Dengan harga Rp 5.000,- per kg. maka dari satu pohon melinjo dpat diperoleh pendapatan Rp 250.000,- Kalau populasi tanaman dalam satu hektar 400 pohon (jarak dalam 5 X 5 m.), maka hasil dari tiap hektar kebun melinjo adalah 20 ton melinjo senilai Rp 100.000.000,- Pendapatan ini masih akan bertambah kalau kita memanen daun muda dan bunga jantannya. Sebab tanaman melinjo memang ada yang berumah satu (bunga jantan dan betina ada dalam satu pohon), ada juga yang berumah dua (bunga jantan dan betina terpisah dalam dua pohon). Jenis melinjo unggul yang selama ini banyak dikembangkan masyarakat secara komersial adalah melinjo medan yang bunga jantan serta betinanya terpisah pada pohon yang berbeda.

untuk melihat hasil olahan dari melinjo klik di sini

August 3, 2009 Posted by | news | Leave a comment

emping bukan penyebab kolestrol

Dalam sebuah presentsi potensi agroindustri emping melinjo di suatu kabupaten, beberapa orang peserta menampakkan kegusarannya. “Emping? Wah, asam urat itu!” Tampaknya persepsi bahwa emping identik dengan asam urat sudah demikian merasuk dan menyebar ke masrakarat luas. Seorang dokter lalu mencoba meluruskannya. “Pak, asam urat itu tidak ada hubungannya dengan emping atau jeroan dan lain-lain. Asam urat itu penyebabnya metabolisme tubuh tidak sempurna. Kalori yang seharusnya dibakar oleh oksigen menjadi tenaga dan urine; karena oksigen yang masuk kurang, proses pembakarannya tidak sempurna. Akibatnya limbah tubuh yang seharusnya berupa urine dan keringat, jadinya uric acid berupa kristal yang berujung runcing. Kalau kristal ini mengendap di ginjal, jadilah batu ginjal. Kalau mengendap di tulang rawan atau otot, jadilah nyeri tulang atau otot.” Terpaksalah acara presentasi agroindustri di kabupaten itu sedikit dibelokkan ke asam urat, sekadar meluruskan presepsi bahwa emping tidak ada urusan dengan sakit seseorang. Itulah kendala pertama pengembangan agroindustri emping melinjo. Yang pertamakali akan menentang upaya demikian, justru boss-boss para pengambil keputusan yang biasanya kurang olahraga, banyak stres, pikirannya tidak bersih hingga terkena gangguan asam urat. Kalau mereka diajak berbicara tentang emping, pasti dengan segera akan menolaknya. pemikiran seperti ini yang harus segera dirubah, dan sekarang saatnya  nikmati kembali gurihnya emping limpung

August 3, 2009 Posted by | news | Leave a comment

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.